SORONG-Kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika digelar di salah satu hotel di Kota Sorong, Senin (11/5/2026).
Mengusung tema “Generasi Papua Lebih Cemerlang Tanpa Narkoba”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, edukasi, dan kesadaran kepada masyarakat, khususnya kaum muda, agar menjauhi narkoba serta menjadi pelopor hidup sehat dan produktif.
Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Sorong, Ruddy R. Lakku, menegaskan bahwa permasalahan narkotika merupakan ancaman serius bagi bangsa dan negara. Bagi generasi muda sebagai penerus pembangunan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga serta mengganggu ketahanan sosial masyarakat.

“Tema yang diangkat hari ini, ‘Generasi Muda Cemerlang Tanpa Narkoba’, mengandung makna bahwa masa depan Kota Sorong dan bangsa ini berada di tangan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari pengaruh narkotika,” ujar Ruddy.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah untuk bersatu membangun komitmen memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ia menambahkan bahwa kepada generasi muda Kota Sorong, kami berpesan agar mengisi waktu dengan kegiatan positif, meningkatkan prestasi, memperkuat iman dan karakter, serta tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.
“Sekali terjerumus, dampaknya sangat besar bagi masa depan kalian,” tegasnya.
Ruddy juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama menjaga generasi muda dari ancaman narkotika.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Sorong, Hendrikus Momot, menjelaskan bahwa peserta yang diundang tidak mencakup seluruh kalangan, melainkan diambil dari sejumlah wilayah yang ditetapkan sebagai titik sentral.
“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 303 terdiri dari Siswa SMA dan perguruan tinggi,”ujarnya
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran ,Kami awal melaksanakan di kota sorong
“Untuk di Tahun depan kami akan memperluas jangkauan hingga ke tingkat distrik. Serta melibatkan para RT, RW, serta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan gereja hingga pimpinan masjid, agar semua bersatu tangan melakukan sosialisasi ke masyarakat luas,” ucapnya
Menurutnya, pembangunan Indonesia ke depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang cemerlang dan berpandangan jauh ke depan.
“Untuk masalah ini menjadi prioritas dan konsentrasi utama kami. Kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, namun upaya ini sangat penting sebagai bentuk mitigasi, agar dampak buruk penyalahgunaan narkoba tidak meluas dan berdampak besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, fokus sosialisasi akan terus diarahkan kepada anak-anak sekolah. Saat ini sudah menyasar tingkat SMA dan perguruan tinggi, dan kedepannya akan lebih mendalami penyuluhan di tingkat SMP serta lingkungan pendidikan lain. Pengembangan program juga akan terus dilakukan
Selain itu ,tujuan utama dari sosialisasi ini adalah menanamkan pemahaman sejak dini. Diharapkan, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memicu gerakan pencegahan di lingkungan masing-masing,serta diharapkan mampu mengenali modus dan kelompok yang berperan dalam peredaran narkoba, sehingga dapat mewaspadai dan mencegah hal tersebut terjadi di sekitar mereka.
“Intinya adalah pencegahan sejak dini. Kami ingin memastikan dari waktu ke waktu, generasi muda Kota Sorong terus terselamatkan dari jeratan narkoba. Saya berharap rekan-rekan media juga turut menyebarluaskan informasi ini, agar kesadaran masyarakat semakin meningkat demi masa depan daerah yang lebih baik,”tutupnya.














