SORONG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong tetap membuka pelayanan kepada masyarakat meski penerapan Work From Home (WFH) berlangsung pada Jumat.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Sorong, Onesimus Asem, mengatakan pelayanan publik tetap berjalan normal karena kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan tidak dapat ditunda.
“Hari ini Dinas Dukcapil, termasuk dinas lainnya, tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasanya. Pelayanan publik tidak bisa berhenti karena masyarakat sangat membutuhkan dokumen kependudukan,” ujar Onesimus.
Ia menjelaskan, pihaknya membagi pegawai ke dalam dua kelompok kerja. Kelompok pertama bertugas melayani masyarakat di kantor, sedangkan kelompok kedua turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan program jemput bola khusus bagi Orang Asli Papua (OAP).
Menurutnya, pelayanan jemput bola dilakukan dengan mencetak dokumen langsung di tempat, terutama di wilayah distrik, kelurahan, hingga lingkungan RT/RW sesuai surat edaran yang telah disampaikan sebelumnya.
“Pelayanan jemput bola ini kami lakukan khusus untuk OAP dengan langsung mencetak dokumen di lokasi. Dari 24 jenis dokumen kependudukan, yang paling dominan diurus masyarakat antara lain KTP, Kartu Keluarga, dan Identitas Kependudukan Digital (IKD),” tambahnya.
Onesimus menyebutkan, hingga triwulan kedua tahun 2025, data bersih OAP yang telah terdata mencapai 78.644 jiwa. Sementara untuk tahun 2026, proses pendataan masih terus berjalan dan belum dilakukan perhitungan akhir.
Ia juga mengungkapkan, Disdukcapil Kota Sorong menargetkan penyelesaian pelayanan di 82 titik lokasi. Hingga kini, tim baru menyelesaikan pelayanan di enam kelurahan dari total 41 kelurahan yang ada di Kota Sorong.
“Kami bahkan turun dua kali di satu kelurahan agar seluruh OAP bisa terlayani dan tercakup secara nasional,”pungkasnya.













