SORONG-Pemerintah Kota Sorong secara resmi melepas dan menyerahkan kontingen Lembaga Pembinaan Pelayanan Doa (LPPD) Kota Sorong kepada LPPD Provinsi Papua Barat Daya, dalam rangka mengikuti Lomba Paduan Suara dan Musik Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Nasional ke-14 Tahun 2026.
Acara pelepasan berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, pada Sabtu (13/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta yang akan mewakili provinsi dalam ajang bergengsi tersebut.
Ia menyampaikan keyakinan tinggi bahwa kontingen asal Sorong telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menjuarai lima kategori lomba yang diikuti.
“Kami optimis mereka sudah siap tampil prima, tampil terbaik, dan tidak akan mempermalukan Kota Sorong sebagai daerah yang melahirkan bakat-bakat ini. Mulai dari kategori perorangan hingga kelompok, persiapan yang kami lihat sangat meyakinkan. Kami yakin mereka mampu membawa pulang kemenangan dari Pesparawi Nasional ke-14 di Manokwari nanti,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Umum LPPD Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyampaikan bahwa bahwa persiapan kontingen telah berjalan sejak akhir tahun 2025, atau sekitar enam bulan sebelum keberangkatan.
Kelima kategori yang diikuti ini merupakan pemenang utama (Champions) pada ajang Pesparawi tingkat provinsi yang digelar di Kota Sorong pada tahun 2024 lalu, sehingga berhak mewakili Provinsi Papua Barat Daya di tingkat nasional.
Kelima kategori tersebut meliputi:
1. Paduan Suara Pria (PSP)
2. Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP)
3. Musik Pop Gerejawi (MPG) – perwakilan BAKORUMKRIS Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim Sorong
4. Musik Gerejawi Nusantara
5. Solo Remaja Pemuda Putri
Secara keseluruhan, kontingen yang diberangkatkan berjumlah 132 orang, terdiri dari peserta lomba, pianis, dirigen, pelatih, serta official. Ajang Pesparawi Nasional ke-14 sendiri akan berlangsung di Manokwari pada tanggal 20 hingga 28 Juni 2026 mendatang.
“Harapan kami, perwakilan lima kategori ini dapat menyumbang keberhasilan dan gelar juara bagi LPPD Kota Sorong maupun Pemerintah Kota Sorong. Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa dari pemerintah daerah dan seluruh pihak, sehingga persiapan kami berjalan lancar hingga hari keberangkatan,” tambah Jemima.
Ketua I LPPD Kota Sorong, Fanik Tehupeiory, juga menegaskan optimisme tim meskipun Provinsi Papua Barat Daya baru pertama kali berpartisipasi sebagai daerah otonomi baru.
Ia mengingatkan bahwa saat masih bergabung dengan Provinsi Papua Barat, kontingen dari wilayah ini telah dua kali meraih juara umum, dengan kontribusi besar dari para peserta asal Sorong Raya.
“Kita harus optimis, harus ada juara. Meski provinsi ini baru berdiri, potensi dan kualitas sudah terbukti. Yang penting mereka tampil lebih baik lagi dari latihan, dan sisanya kami serahkan pada keputusan dewan juri. Kami yakin prestasi tahun lalu bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” ungkap
Dukungan penuh juga disampaikan dari tingkat provinsi. Perwakilan LPPD Provinsi Papua Barat Daya menyatakan bahwa setelah kontingen diserahkan oleh pemerintah kota, tanggung jawab dan pendampingan menjadi wewenang penuh pihak provinsi. Sinergi antara LPPD provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat demi mendukung penampilan terbaik para peserta, termasuk dukungan nyata yang disebut sangat besar dari pemimpin daerah.
“Kerja sama ini kami jaga da. Semoga langkah kontingen Sorong menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Papua Barat Daya di kancah nasional,” tutupnya.(***)













