SORONG-Personel Yonif TP 806/SI menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Kampung Walal, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Brawijaya, Kampung Walal, tersebut merupakan bentuk kepedulian personel Yonif TP 806/SI dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih di tengah kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Kegiatan dipimpin oleh Letda Inf M. Fahmi, S.T., selaku Danton Ruminansia Ki Peternakan Yonif TP 806/SI, dan diikuti personel satuan serta masyarakat Kampung Walal. Dalam kegiatan tersebut, personel menggunakan satu unit kendaraan tangki air Yonif TP 806/SI untuk menyalurkan air bersih kepada warga.
Pasi Intel Yonif TP 806/SI, Letda Inf Haeruddin Andi Y, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan setelah pihaknya mengetahui adanya kesulitan masyarakat Kampung Walal dalam memperoleh air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Yonif TP 806/SI kepada masyarakat Kampung Walal yang saat ini mengalami keterbatasan sumber air akibat kondisi kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sehari-hari,” ujar Letda Inf Haeruddin Andi Y.
Sebelum penyaluran dimulai, personel Yonif TP 806/SI berkoordinasi dengan perangkat dan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.
Masyarakat kemudian mulai berdatangan dengan membawa wadah air masing-masing. Personel membantu mengisi air bersih secara bergantian sesuai antrean dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kelancaran selama proses penyaluran.
Kepala Kampung Walal, Yanto, bersama sejumlah tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Warga menyambut positif bantuan yang diberikan dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Yonif TP 806/SI.
Menurut keterangan masyarakat, kesulitan memperoleh air bersih telah dirasakan selama kurang lebih empat bulan akibat kemarau panjang. Selama kondisi tersebut, sebagian masyarakat memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, debit air sungai semakin berkurang dan sebagian sumber air mengalami kekeringan.
Letda Inf Haeruddin Andi Y menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan sumber air bersih.
“Kami akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan kondisi masyarakat. Apabila kebutuhan air bersih masih berlanjut, tentunya akan menjadi bahan perhatian untuk mempertimbangkan penyaluran bantuan kembali sesuai kondisi dan kemampuan satuan,” tutupnya.











