SORONG-DPW PKB Papua Barat Daya resmi mendapatkan mandat dari DPP PKB untuk membentuk Tim Penataan Struktur DPC PKB di seluruh wilayah Papua Barat Daya. Mandat tersebut menjadi dasar pelaksanaan konsolidasi organisasi menjelang periode kepengurusan baru Masa Bakti 2026–2031.
Dalam surat mandat itu ditetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipenuhi oleh DPW. Pertama, tim harus beranggotakan minimal lima orang yang terdiri dari seorang koordinator dan beberapa anggota. Kedua, seluruh anggota tim harus berasal dari jajaran Dewan Tanfidz DPW PKB, kecuali Ketua, Sekretaris, dan Bendahara yang tidak diperkenankan masuk dalam struktur tim.

Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam, menyambut mandat ini sebagai langkah penting dalam upaya memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.
“Kami di DPW menerima mandat ini sebagai amanah besar untuk memastikan PKB di Papua Barat Daya semakin solid dan terstruktur dengan baik. Pembentukan tim penataan struktur ini adalah fondasi penting menuju kepengurusan DPC yang lebih profesional dan siap bekerja untuk masyarakat,” ujar Gazam.
Selain itu Sekretaris DPW PKB Papua Barat Daya Albar Muges menjelaskan, tugas utama tim ini adalah melakukan pemetaan terhadap kader-kader PKB yang dianggap memenuhi syarat dan layak untuk dicalonkan sebagai Ketua DPC PKB pada masa bakti 2026–2031 di seluruh kabupaten/kota. Hasil pemetaan tersebut wajib menghasilkan setidaknya tiga nama calon sementara di setiap daerah. Seluruh nama calon sementara kemudian harus dituangkan dalam Berita Acara resmi sesuai format yang telah ditentukan oleh DPP PKB.
Albar menegaskan bahwa proses pemetaan kader harus dilakukan secara objektif dan terbuka. “Setiap DPC wajib menghasilkan minimal tiga nama calon sementara agar ada ruang seleksi yang sehat dan demokratis. Kami ingin memastikan bahwa kader yang nantinya memimpin DPC adalah mereka yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen perjuangan untuk PKB.”

Albar Muges juga mengajak seluruh jajaran DPW, DPC, serta kader di akar rumput untuk mendukung proses penataan ini. “Konsolidasi ini bukan hanya soal struktur, tetapi juga kesiapan kita menghadapi agenda-agenda besar PKB ke depan. Dengan kerja bersama, saya yakin PKB Papua Barat Daya akan semakin kuat dan hadir lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” Tutup Albar.














